Selasa, 26 November 2013

pertimbangan membeli lensa

Saat ingin membeli lensa, banyak yang harus dipertimbangkan dan dipilih. Dari budget, selera memotret sampai dengan kualitas. Silahkan masukkan lima poin dibawah ini sebagai bagian dari pertimbangan anda sebelum membeli sebuah lensa :

1. Lensa Menentukan Kualitas dan Opsi Fotografi

Lensa adalah komponen pertama yang dilewati cahaya agar sebuah foto terbentuk di sensor, maka lensa yang buruk kualitasnya akan selalu membatasi kualitas dan opsi fotografi kita. Sayangnya body kamera yang bagus belum mampu memperbaiki kelemahan ini. Oleh karena itu, belilah lensa terbaik yang mampu anda beli meskipun dengan begitu anda harus “berkorban” membeli body kamera yang lebih murah. Anda bisa ganti body beberapa kali, namun lensa bisa dipakai sampai mati (asal dirawat dengan baik).

2. Tentang Lensa Kit

Lensa kit memang menggoda karena harganya sangat murah saat dibeli bersama dalam satu paket kit dengan body-nya. Bagi anda yang benar-benar baru membangun sistem DSLR dan ingin mengeksplorasi minat anda, lensa kit bisa menjadi batu loncatan yang hemat. Problem dengan lensa kit adalah kualitas optik dan material yang terbatas, bukan berarti tidak layak pakai, namun secara jangka panjang tidak terlalu berguna (anda akan merasa mentok dengan lensa ini setelah beberapa saat). Belilah lensa kit saat anda berpikir jangka pendek, namun kalau ada dana berlebih, pilih lensa lainnya. Toh, mayoritas pembeli lensa kit akan mengupgrade lensa mereka dalam suatu waktu.

3. Pahami Kenapa Sebuah Lensa Bagus Harganya Mahal?

Lensa berkualitas harganya menjadi mahal karena dibuat dari bahan dan material pilihan serta proses pembuatannya menuntut tingkat ketelitian dan akurasi yang super teliti. Lihat bagaimana lensa seharga Rp. 100 Juta ini dibuat.

4. Beberapa Keterbatasan Lensa Murah

Beberapa keterbatasan lensa murah yang biasa ditemui misalnya: aperture maksimal yang kecil sehingga lambat dan tidak bisa bermain bokeh, gambar kurang tajam karena kualitas optik yang kurang, beberapa keterbatasan fisik seperti chromatic aberration dan vignetting. Lensa budget rendah biasanya juga memiliki daya tahan fisik yang terbatas sehingga rentan saat diajak “kerja keras”. Disini prioritas memgang peranan penting. Bagi anda yang merasa sedang memulai dan tuntutannya masih sedikit, tentu sebuah lensa budget rendah tidak akan menjadi penghalang dan bisa menjadi opsi, cuman sekali lagi berdamailah dengan keterbatasan-keterbatasan diatas.

5. Lensa Bagus Tahan Lama

Lensa berkualitas memiliki nilai tinggi dalam waktu yang lama. Nilai disini bisa diartikan keduanya: nilai rupiahnya dan sekaligus nilai performanya. Lensa seri L milik Canon misalnya walaupun umur sudah lama asalkan tidak ada kerusakan, harganya akan tetap mahal saat dijual kembali, apalagi lensa buatan Zeiss atau Leica. Berbeda dengan harga kamera yang cepat anjlok, harga lensa lebih awet dan tetap tinggi. Kinerja merekapun bisa bertahan berpuluh tahun. Banyak yang mewarisi lensa bagus dari orang tuanya dan tetap dipakai sampai saat ini. Itulah kenapa point (1) diatas penting.

obyek-obyek photografi

Saat traveling atau jalan-jalan wisata adalah saat yang menyenangkan untuk menambah pundi-pundi foto di katalog kita sambil mengasah kemampuan memotret. Suasana baru, tempat baru , orang-orang baru dengan rutinitas yang berbeda dari yang kita lihat sehari-hari, landmark suatu tempat, semua adalah obyek foto yang menarik.
Green Carpet
Berikut ini 6 tipa agar foto jalan-jalan anda lebih unik dan oke:

1. Beranikan diri berbicara dengan orang asing

Beranikan diri meminta foto potret warga setempat, kalau bisa pilihlah mereka yang memiliki karakter menarik membuat foto kita langsung unik. Tidak gampang memang kalau kita tipe orang yang pemalu, butuh keberanian untuk mengubah untuk meminta ijin memotret, tapi kalau memang bisa hasilnya pasti setimpal. Untuk foto potret saat traveling, mintalah ijin dengan sopan, bapak-bapak yang sedang bekerja disawah atau ibu-ibu penjual makanan di pasar biasanya akan dengan senang hati dipotret, siapa sih yang tidak senang diistimawakan.
Market Lady HDR

2. Untuk foto potret travel, gunakan lensa lebar

Saat traveling dan ingin foto potret seseorang, gunakan lensa cenderung lebar. Foto potret dengan lensa lebar memberi kesan akrab dan sekaligus menunjukkan lingkungan dimana foto tersebut diambil. Saat naik perahu dayung, fotolah si tukang dayung sekaligus tunjukkan keindahan danau/laut dimana anda berada.

3. Bawa peralatan yang simpel dan ringkas

Saat bepergian adalah saat yang tepat anda melupakan lensa-lensa berat dan besar, lebih enak kita menggunakan lensa yang ringkas, kecil. Kalau anda punya kamera mirrorless atau pocket, ini saat yang tepat menjajal kemampuannya. Kalau punya lensa sapujagat superzoom, ini saat yang tepat membawanya. Selain tidak ribet dan anti pegel, menggunakan peralatan yang kecil dan simpel membuat kita tampak memang seperti turis dan bukan fotografer, membuat orang yang difoto juga lebih friendly.

4. Sebelum berangkat, cari informasi mengenai tempat tujuan travel anda

Misalkan pergi ke candi borobudur, cari tahu jam buka dan tutup lokasi candi, siapa tahu bisa memotret sunrise disana. Cari juga contoh-contoh foto para pelancong lain yang sudah pernah memotret Candi Borobudur (lihat 20 foto candi Borobudur yang fantastis). Selain itu anda juga bisa melihat-lihat foto postcard tempat tujuan travel kalau ada sebagai rujukan foto standar.
Borobudur in Sephia

5. Rencanakan dengan baik

Selain merencanakan perjalanan itu sendiri, pikirkan mengenai kebutuhan fotografi anda. Pastikan membawa memory card yang cukup, atau paling tidak bawalah laptop jadi saat malam anda bisa mengosongkan isi memory card yang sudah penuh.
Beautiful sunset at Tanah Lot - Bali, photographed by JavaTourism.com

6. Tantang diri anda sendiri

Terkadang kita sudah pernah mengunjungi sebuah tempat dan kemudian balik lagi kesitu, usahakan memotret dari spot yang berbeda, angle yang berbeda atau waktu yang berbeda. Cobalah angle yang tidak biasa supaya foto-foto anda terlihat lebih unik.
Oke selamat berjalan-jalan.

gambar photografi

Bagaimana jika kita diberi satu set pensil (hitam maupun warna) dan harus membuat 20 variasi foto dengan pensil tersebut? Disinilah cara melihat, komposisi dan kreativitas secara umum-lah yang akan membedakan. Kita bisa memotretnya dari berbagai sudut, dengan beragam susunan dan kondisi pencahayaan yang juga berbeda. Kalau ditarik benang merahnya, kita bisa mengganti pensil dengan obyek apapun: kelereng, batu-batu kecil, lilin dll untuk berlatih. Silahkan nikmati 20 foto pensil kreatif dibawah ini:
Colors of our life
oleh Rilind Hoxha
I Love Colors
oleh Yann Gar
5512108493 dd8ec53e83 z
oleh Maartens Takens

Colour Bubbles
oleh Shane Mayer
Pencil Love  (Explored)
oleh Emil Yanez
| black |
oleh Punto Devista
La rebelión de los colores | Colorless Conspiration
oleh Historias Visuales
poem
oleh Pankaj Kaushal
01-21-10 - Through my Eyes [21/365]
oleh Linda Giddens
Faber Castell
oleh Marellinux
Bookworm
oleh Nawal Al Mashouq
explosion of colours
oleh Massimo Variolo
{78} Pencils
oleh Heleyn Taylor
colors!
oleh Rachel
Artist's tool box (Explore)
oleh Loving Earth
Let it rain
oleh Christophe Kiciak
Be Colorful!
oleh Vinoth Chandar
I like the yellow maybe. What color do you like?
oleh Masahiko Futami
pencils (explore front page)